Tampilkan postingan dengan label Pengalaman Kerja. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2022

Backend Developer / Golang Developer Freelancer

 



Saat ini saya sedang menjalani sebuah role baru di perusahaan startup Indonesia berbasis kesehatan, dan menjalani sebuah role baru sebagai Backend Engineer.

Teknologi yang digunakan adalah Golang, PostgreSQL, http API. Go atau Golang merupakan sebuah bahasa pemrograman baru yang dikenal cepat karena menyempurnakan bahasa-bahasa sebelumnya dan bersifat compiled. 

davidprasetyo.com membuka paruh waktu / freelance bagi visitor profesional yang tertarik untuk konsultasi maupun bekerjasama.


***

Selain itu, davidprasetyo.com juga berpengalaman dari sisi keamanan hosting, pemrograman PHP & Mysql, PHP framework seperti codeigniter / laravel.



Jumat, 21 Juli 2017

Continue the Journey, Ciputra Group

Ciputra World 1 - Jakarta

Beralih pekerjaan dari Garena, saya memilih untuk melanjutkan 'petualangan' ke Ciputra Group tepatnya di PT. Ciputra Development, Tbk. Nah, Ciputra Development ini adalah kantor pusatnya Ciputra Group yang berlokasi di DBS Tower lt 39-40 yang mungkin teman-teman lebih familiar dengan Lotte Shopping Avenue, Mega Kuningan atau Hotel Raffles.

Sebelumnya, saya jelaskan sedikit dulu tentang Ciputra Group. Ciputra adalah perusahaan property yang sudah cukup lama berdiri di Indonesia. Grup Ciputra telah berkiprah lebih dari 31 tahun, didirikan oleh DR. (HC) Ir. Ciputra berserta keluarga. Ciputra Grup hingga saat ini memiliki 11 sektor usaha yaitu Developer, Gedung Perkantoran, Mall, Hotel, Apartemen, Fasilitas Rekreasi, Pendidikan, Pusat Kesehatan, Agrikultur, Telekomunikasi dan Pusat Kesenian. Produk-produknya mungkin ada beberapa yang sudah banyak dikenal dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia seperti Hotel Ciputra, Mall Ciputra, Citraland, Ciputra University, Perumahan Real-Estate seperti CitraRaya, CitraGran, CitraIndah dan Citra-citra lainnya.



Jujur pada awalnya, saya mengalami semacam shock culture saat bekerja disini. Bagaimana tidak, perusahaan sebelumnya yang notabene perusahaan startup dengan lingkungan kerja yang fleksibel dan playful, diisi dengan banyak orang muda sangat berbanding terbalik dengan budaya Ciputra yang saklek dan formal, diisi dengan banyak karyawan senior.

Ya begitulah, di Ciputra, masuk kerja jam 8.30 pulang jam 17.30 dengan harus memakai kemeja, sepatu dan celana bahan yang formal. Beda sekali dengan Garena yang masuk siang dan casual. Walaupun belum lama masuk, saya sedikit banyak sudah mengira-ngira seperti apa nantinya jika bekerja disini.



Suasananya kekeluargaan, saling menghormati satu sama lain adalah wajib hukumnya. Menjaga sikap, kedisiplinan, tingkah laku dan tutur merupakan budaya yang paling utama. 

Kantor pusatnya yang menempel dengan mall membuat kita leluasa untuk hedon jika tidak dikontrol. Initinya harus pintar-pintar menahan diri untuk sering makan dan nonton di Lotte :D  Ditambah, kantor sekarang tidak disediakan makan siang dan snack seperti kantor sebelumnya, jadi ya diusahakan membawa bekal dan cemilan sendiri.

Untuk pekerjaannya sendiri, saya senang karena disini saya mulai belajar bekerja secara team untuk membangun sistem yang lebih kompleks dari yang pernah saya buat sebelumnya. Jika sebelumnya untuk 1 website saja saya bisa mengerjakannya sendirian, namun kali ini mustahil karena sistem yang dibangun lebih kompleks. Tentu rasanya butuh waktu untuk beradaptasi dengan cara kerja yang baru ini.

Bukan hanya cara kerja, berhubung jam kantornya juga berubah, saya mesti membiasakan diri bangun lebih pagi supaya tidak terdampak macet. Belum lagi, kantor yang terletak di Ciputra World 1 Jakarta, Mega Kuningan yang terkenal macet luar biasa. Ini yang paling berat menurut saya, jarak yang jauh dari rumah dan kemacetannya. Rencananya saya akan mengambil kost jika memang tidak sanggup.

Kira-kira begitu dulu,
Seperti biasanya, beberapa bulan lagi saya akan lanjutkan ceritanya :)

Sabtu, 08 Juli 2017

Good Bye! Garena..

Foto (kiri ke kanan) : Pak Yudhis, Monika, Andre, Adit, Saya, Bekti, Tama, Edel, Ozan
Mbak Asri, Atika, Wahyu, Mas Bagus, Adam, Anton


Setiap ada awal pasti ada akhir, setiap pertemuan ada perpisahan. Kita selalu dihadapkan dengan pilihan, baik yang sesuai dengan kehendak kita maupun tidak. Hidup tak pernah bisa ditebak.

Begitulah kira-kira satu alinea yang menggambarkan bagaimana perasaan saya ketika memutuskan untuk meninggalkan Garena setelah hampir satu setengah tahun menjalani pekerjaan disana.

Jika ditanya, kenapa saya memutuskan untuk meninggalkan Garena? Tentunya tidak akan saya bahas secara mendetail. Namun kira-kira jawaban singkatnya begini : proses magang dan setahun pertama kerja tetap adalah masa-masa penting dimana kita bisa menentukan tempat kerja dan pekerjaan seperti apa yang tepat untuk kita. Apalagi di usia muda yang masih coba-coba melalangbuana demi menemukan pekerjaan yang paling cocok.

Menurut saya pribadi, Garena Indonesia adalah tempat yang paling tepat bagi fresh graduate atau lulusan baru untuk membuktikan dan mengasah kemampuannya setelah kuliah. Dan saya bersyukur telah ikut menjadi bagian di Garena. Saya bisa bilang, 6 bulan pertama di Garena, saya mengerjakan banyak hal yang mungkin hampir selalu baru, dan kecepatan penyelesaian masalah menjadi fokus utama perusahaan. Jadi kita akan dilatih untuk mencari solusi dan metode apa yang paling sesuai dengan kebutuhan, baik itu dipikirkan secara team maupun individual.

Disamping itu, Garena adalah tempat yang menyenangkan dimana kita bisa bekerja sambil bermain. Dipenuhi dengan orang-orang muda yang gila kerja dan gila main. Jadi keseimbangan memang diperlukan disana. Perusahaan juga cukup memperhatikan kebutuhan karyawannya, internet oke, makan ada, snack ada, kamar tidur ada, meja billiard, tunjangan ada dan fasilitas lainnya yang mungkin tidak semua perusahaan memilikinya.

Ya, akhirnya terima kasih banyak untuk semua teman-teman bekerja bersama, semoga kita bisa bertemu lagi di lain kesempatan dengan mimpi masing-masing yang sudah tercapai.

Good Bye! Garena..

Sabtu, 27 Agustus 2016

Kerja! Kerja! Kerja!

Tebak gue yang mana?

Terlepas dari review film yang jadi bahan tulisan blog gue belakangan ini, kali ini mungkin sekedar postingan random yang mungkin jarang banget gue tulis. Ya, kali ini terlepas dari semua review sok-sok an gue. Kerja di Garena gak serta merta mengubah hobi gue jadi hobi main game, karena selalu ada panggilan alam untuk mengisi blog ini. 

Disini gue akan cerita sedikit banyak tentang beberapa bulan setelah lulus dengan gelar S.Kom yang nantinya digadang-gadang sebagai ahli reparasi komputer , eh, ahli Teknologi Informasi. Karena beberapa orang tanya tentang gimana kerja di Garena, jadi mungkin gue ringkas cerita gue disini ya.. semoga bermanfaat :)

Kerja! Kerja! Kerja! kalo kata pak Jokowi.

Oke, setelah lulus kuliah gue memutuskan untuk jadi single fighter yang cari kerjaan sendiri tanpa bantuan channel atau istilahnya kenalan segala macem. Egois kedengarannya, tapi bukannya tanpa maksud, gue cuma ingin "berpetualang" dan "bereksperimen" tapi tidak gegabah. Nah, buat bagian ini di-skip aja karena udah gue tulis panjang lebar juga di : Work Hard, Play Harder 

Nah sekarang gimana nih ketika sudah hampir setengah tahun kerja disana? karyawannya tuh biasa disebut Garenians . Gue akuin tempat kerja gue ini sangat impresif, kompetitif, selektif, kreatif, dan tif tif yang lainnya. Mungkin gue baru ngerasain apa kata orang ketika saat kerja semua pencapaian lu saat kuliah rasanya gak terlalu banyak berpengaruh ya. Lu mesti mulai dari nol lagi. Bangun image lagi, bangun gaya hidup dan cara kerja yang mungkin sama sekali beda dari kuliah. Pergaulan yang sama sekali beda dari kuliah. Walaupun kantor gue ini tetep gaul sih karena memang setelah denger cerita sana sini umumnya kantor-kantor startup nggak terlalu kaku.

Untuk orang-orang Garena sendiri gimana? mantep-mantep sih. banyak orang muda yang potensial. profesional (jelas). Karena selektif tadi. Gue sempet bantuin proses recruitment juga dan jadi saksi gimana selektifnya mereka. Cuman ya tetep aja banyak yang "gila" dalam arti "gokil" lah bahasa slang-nya, apalagi saat di group chat, saat jam kerja usai atau saat istirahat.

Soal kerjaan, Hmm. Seru, seru.. Bisa dibilang lumayan banyak. Tapi nggak (belum) bikin stress karena selain emang udah cinta komputer (*miris, cinta kok sama komputer) Gue seneng karena tiap kerjaan bikin gue belajar terus. Karena sebagai seorang programmer web (bahasa kerennya) gak akan pernah ada kerjaan yang sama. Karena kerajaan ini nggak kaya bikin nasi goreng tek-tek yang resepnya itu-itu terus. 

Kerja di perusahaan multinasional memang salah satu keinginan gue sejak kuliah. Bukannya nempatin standar tinggi, cuma di jaman globalisasi yang seakan nggak ada batasnya ini gak seru men kalo lu nggak interaksi sama orang luar. Bahasa Inggris gue yang jelek juga menjadi alasan menjadikan kantor sebagai sekalian tempat belajar. :D 

Gaji? di Garena sudah difasilitasi makan dan snack biar lu gak jajan di luar. So, gaji berapa aja gue rasa (untuk fresh graduate ya) cukup. Lalu kalo liat user Point Blank dan game-game lain masih ramai dimainkan ya, silahkan kalkulasi sendiri soal gaji di Garena. hehe. Intinya experience dan pendidikan yang mempengaruhi sih.

Fasilitas? selain tadi ya gue rasa kantor Garena oke sih fasilitasnya. Mulai dari makan, snack, internet, acara-acara bulanan yang sayang kalo dilewatkan (birthday, charity, 17an, outing, dll), lalu game tentunya (disini mah mau main game apalagi game Garena silahkan banget, pada jam-jam tertentu pastinya), meja billiard, tempat tidur sampai allowance dan kesempatan ke luar negri.

Lalu, masih sebagai seorang introvert tingkat tinggi, gue tetep sulit untuk adaptasi dengan kawan-kawan baru. Bukannya nggak bisa, cuman agak lama. Haha, bagian ini gak penting banget.

Terus apakah cerita gue ini spesial dibandingin cerita temen-temen? mungkin sama sekali nggak ada yang spesial kalo dibandingin cerita temen-temen. Cuman buat gue ya tetep spesial-dan-ini-cerita-apa-adanya. Ini cuma karena kebetulan gue terpanggil untuk mengisi kembali blog ini.

Sabtu, 19 Maret 2016

Work Hard, Play Harder

Garena Indonesia


Hampir seminggu ini gak update blog, akhirnya baru sempet update lagi. Oke, kali ini berhubung masih dalam euforia saya yang akhirnya mendapatkan pekerjaan resmi pertama setelah lulus kuliah. Setelah melalangbuana dengan project-project lepas yang selama ini saya kerjakan. Saya akan sedikit bercerita tentang pekerjaan resmi pertama saya ini.

Sebagai permulaan pengalaman saya, saya saat ini baru saja diterima kerja di Garena Indonesia, salah satu perusahaan provider IT dan game online yang cukup besar di Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Indonesia) Sudah ada juga di Taiwan dan Russia. Perusahaan ini juga bisa dibilang sedang sangat on-fire di Indonesia. Beberapa game yang dibesut juga merupakan game besar antara lain Point Blank, League of Legends, FIFA Online 3, dan Heroes of Newerth. Selain itu, Garena juga merupakan penyedia produk aplikasi chatting yang cukup eksis yaitu Beetalk. Ada juga toko online Shopee, dan aplikasi pembayaran Airpay. Seiring berjalannya waktu, Garena yang berpusat di Singapura ini bisa saja menambah dan mengembangkan produk-produknya. Saya rasa teman-teman yang biasa main game sudah tidak asing dengan perusahaan ini. 

Sejujurnya saya bukan gamer. Awal mula ketertarikan saya pada perusahaan ini adalah ketika saya dan teman saya mengunjungi jobfair di UI. Dan saya pun waktu itu tidak kenal dengan Garena. Namun melihat stand-nya yang cukup megah berwarna merah dan menarik perhatian, saya menggali info lebih dalam. Oh ternyata kayaknya dari kelihatannya ini adalah perusahaan game multinasional. Wajar karena baru beroperasi tahun 2012 di Indonesia. Kalau seperti Gemscool, Lyto saya sudah tidak asing. Wah, makin lama saya makin tertarik. Berhubung memang saya punya keinginan untuk bekerja di multinational company.

Kira-kira stand-nya seperti ini, bahkan lebih megah

Statnd Garena di Jobfair

Langsung saya tanya-tanya sama yang jaga stand. Saat itu pokoknya saya sedang mencari posisi web developer. Harus web developer. Kebetulan ternyata Garena sedang membuka lowongan tersebut. Langsung tanpa pikir panjang saya drop CV disitu, karena saya pikir pasti seru nih kerja di lingkungan perusahaan game. Itu pikir saya, semoga kenyataannya begitu.

Seminggu saya tunggu kok belum ada panggilan, lalu hampir 2 minggu saya hampir menyerah lalu mencari pekerjaan lain via jobstreet. Secara tidak sengaja, saya cek garena, lalu melihat ternyata masih ada lowongan disitu. Iseng saya apply online. Tanggal 4 Maret saya apply. Lalu tidak disangka tanggal 5 Maret nya langsung dapet balesan dari bu Fathimah (HR Garena) untuk melakukan Test online. Lah itu bisa cepet. Kesimpulan saya berarti CV saya yang di jobfair gak dibaca -_- Lalu tanggal 7 Maret saya test untuk kerja di Garena, online selama 24 jam. Saat itu diminta untuk bikin suatu web dengan deadline 24 jam. Langsung saya kerjakan dan 8 Maret langsung diundang interview untuk hari Senin 14 Maret. Syukurlah tidak perlu basa-basi, hari itu interview hari itu juga diterima dan diminta kesediaannya kapan mau mulai kerja. Saya bilang secepatnya kalau bisa besok. Tapi saya baru mulai hari Rabu 16 Maretnya.

Baru 3 hari kerja sebenarnya belum banyak yang bisa saya ceritakan. Namun memang lingkungan Garena sepertinya cukup bersahabat dalam arti memang sesuai dengan syarat-syarat perusahaan ideal yang saya inginkan. Dengan slogannya Work Hard, Play Harder semoga tidak menjadi sekedar slogan. 

Terbukti sih, hampir seluruh karyawan disitu memang gamers, suka bermain dan mengerti game-game Garena. Mungkin hanya saya yang tidak begitu paham. Kerja disana kalau gak ngerti game ya aneh. Berarti saya aneh. hehe. Umumnya setelah jam kerja usai, masih ada yang bertahan di kantor nge-game atau sekedar internetan hingga larut. Karena rumah saya agak jauh dari kantor, saya mesti buru-buru pulang. Suka duka pasti ada nanti, tapi enaknya disana kita bisa bekerja, belajar dan bermain hampir dalam waktu yang bersamaan.

Tertarik? Kebetulan, saya cerita lebih banyak lagi disini

Garena Indonesia Office

Kalau mau main kesana bisa ke :

Wisma 77 Tower 2
Jl. Raya S. Parman
Slipi, Jakarta Barat