Senin, 12 Desember 2016

[Review] Moana (2016)

The ocean is calling.


Moana dibuka dengan sebuah narasi yang diangkat dari kisah mitologi Polinesia bagaimana pada jaman dahulu, daratan tidak ada. Sampai ada dewa pulau Te Fiti yang dipercaya sebagai sang pencipta daratan dan segala isinya. Maui yang dianggap sebagai manusia setengah dewa, mencuri kristal yang merupakan "hati" dari Te Fiti. Perbuatannya membuat kehidupan di bumi menjadi terancam. Sampai ada anak bernama Moana yang "dipanggil oleh lautan" untuk menyelamatkan bumi sebagai takdirnya.

Secara garis besar, kekuatan Moana terletak pada penyajian animasi yang detail dan menawan bahkan terlihat fotorealistik, visualisasi keindahan dan keagungan alam, lagu tema yang ear-catching dan mewah, humor yang ringan dan kesederhanaan plotnya, sehingga Moana tepat dipilih sebagai film keluarga pekan ini.

Walaupun Moana terkesan cukup menakjubkan pada sekitar 30 menit pertama, dari presentasi premis hingga ide-ide unik yang cukup lucu dan menarik contohnya saja tato Maui yang bisa bercerita, Heihei si ayam konyol, hingga air laut yang juga merangkap sebagai sebuah karakter yang hidup, namun sayangnya bobot cerita Moana tidak cukup berkembang seiring jalannya waktu. 

Ya, bagi penonton dewasa yang mungkin mengharapkan "lebih" dari segi cerita nampaknya mesti menaruh standar yg lebih rendah karena naskah Moana sangat singkat, sederhana, datar seperti banyak film yang alurnya mudah ditebak alias popcorn movie. Harapan "lebih" ini wajar saja muncul karena Disney sebelumnya bisa lebih "berbobot" di segi kedalaman ceritanya. Sebut saja Wreck-It Ralph, Big Hero 6, hingga yang terbaru, Zootopia yang justru disisipkan bau politik dan korupsi.

Namun di sisi lain, Dwayne 'The Rock' Johnson sebagai pengisi suara Maui cukup berhasil dalam memberikan nyawa kepada sosok Maui yang pemberani sekaligus linglung dan konyol.  Begitu pula Auli'i Cravalho dan para pengisi suara lainnya yang juga turut menyanyi dengan suara aselinya.

Terlepas dari semua itu, sebelum Moana diputar, justru sebuah animasi intro pendek berjudul "Inner Workings" yang malahan berkesan karena maknanya yang cukup bagus. Ya, kita jadi ingat adanya intro animasi ini seperti "Piper"-nya Finding Dory. Yuk, mari kita lihat.





Read Another


CATEGORIES


Tags


0 Comment :