Minggu, 17 April 2016

Review: The Jungle Book (2016) - Kisah Mowgli dengan Sentuhan Teknologi Modern



The Jungle Book yang merupakan kisah klasik dari buku tahun 1894 karangan Rudyard Kipling , lalu film animasinya yang dibuat tahun 1967, lalu dilanjutkan versi live action tahun 1994. Akhirnya tahun ini The Jungle Book dihidupkan kembali oleh Disney melalui film berjudul sama. Dengan budget 175 juta dollar Amerika The Jungle Book menjanjikan sensasi petualangan di hutan rimba dengan balutan visual efek yang canggih dan menawan bersama keluarga.

Disutradarai oleh Jon Favreau yang juga merupakan suksesor Iron Man, The Jungle Book menceritakan tentang Mowgli, seorang anak manusia yang secara ajaib bisa hidup di hutan rimba dan diasuh oleh para hewan buas. Ditengah petualangan mencari jati diri, Mowgli mengalami berbagai hal yang menakjubkan sekaligus menegangkan. Jika sebelumnya The Jungle Book adalah film kartun anak-anak yang terkesan lebih fun dan lucu, kali ini The Jungle Book membawa penonton ke suasana yang lebih serius. Walaupun memang unsur komedinya tetap berimbang.

Suara para tokoh hewan diisi oleh aktor/aktris hollywood papan atas seperti Bill Murray, Ben Kingsley (Bagheera), Idris Elba (Shere Khan) dan Scarlett Johansson (Kaa). Tantangan terbesar tentunya dihadapi oleh Neel Sethi (Mowgli) sebagai pemeran utama. Dimana ia harus berinteraksi dengan properti alias benda-benda mati yang nantinya akan diolah secara digital.


Hasil VFX-nya sangat realistis dan disajikan di sepanjang film selama sekitar 1 jam 45 menit. Detail bulu dan environment seperti rumput dan pepohonan yang detailnya membuat saya tidak bisa membedakan mana yang CGI mana yang animatronik (robot) mana yang properti aseli. Jadi ingat bagaimana Life of Pi menjadi bahan pembicaraan ketika 'Richard Parker' alias si harimau yang divisualisasikan dengan detail luar biasa.





Sumber : http://animation-boss.com/behind-scenes-disney-jungle-book-vfx.html


Mungkin sedikit kekecewaan saya ada pada kurangnya porsi Kaa (Scarlett Johansson) di film ini. Namun saya pikir ini memang kesengajaan karena karakter Kaa yang berwujud ular ini cukup mengerikan dan mungkin tidak cocok untuk dilihat anak-anak. 


Secara keseluruhan The Jungle Book sangat menghibur dan keren, cocok untuk semua umur kecuali bayi :p  Walaupun memang ada adegan-adegan yang cukup mengerikan dan cukup intens, namun masih bisa ditolerir.

Setelah The Jungle Book, pada tahun ini juga akan ada film bertema mirip yaitu The Legend of Tarzan. Jangan sampai kelewatan!



Read Another


CATEGORIES


Tags

1 komentar :

davidpras1994@gmail.com

Name

E-mail *

Message *


G Plus
@davithace
PIN : 51E456D8
LINE : davithace

close